Pernikahan adat mesuji di hadiri tim KKN dari Unila
Pernikahan adalah salah
satu momen sakral yang mempersatukan dua jiwa dalam ikatan suci. Setiap daerah
di Indonesia memiliki kekayaan budaya dan adat istiadat yang unik, termasuk
adat pernikahan. Salah satu pernikahan adat yang menarik perhatian adalah pernikahan
adat Mesuji, sebuah tradisi yang kaya dengan makna dan keindahan.
Tidak hanya menjadi
sebuah peristiwa yang menggembirakan, pernikahan adat Mesuji pada kali ini
memiliki keistimewaan dengan kehadiran Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari
Universitas Lampung (Unila). Kehadiran tim ini menunjukkan komitmen perguruan
tinggi dalam mendukung pembangunan di berbagai lapisan masyarakat dan merajut
keberagaman budaya.
Pernikahan adat Mesuji
sendiri dikenal dengan prosesi yang sarat akan simbolisme dan makna filosofis.
Mulai dari prosesi tukar cincin hingga upacara adat yang melibatkan keluarga
dan masyarakat setempat, setiap langkah diambil dengan penuh kesakralan. Tim
KKN Unila hadir untuk ikut serta menyaksikan dan turut merayakan keunikan
pernikahan ini.
Mesuji dalam adat
pernikahannya melalui proses yang panjang dan sangat sakral, mulai dari memakan
daun sirih yang diberikan kepada tamu dengan maksud dan tujuan yang memang
sudah sesuai adat budaya masyarakat Wiralaga 1. Diantara semuanya, di wiralaga
yang sangat menarik perhatian adalah bagaimana emas menjadi seserahan yang
paling banyak, dengan jumlah sebanyak itu tidak di pungkiri masyarakat wiralaga
sangat bersyukur atas karunia tuhan yang diberikan di tanah kelahiran mereka.
Tim KKN Unila tidak hanya
bersifat observasional, melainkan mereka juga terlibat aktif dalam berbagai
kegiatan persiapan dan pelaksanaan pernikahan. Melalui keterlibatan langsung
ini, mereka dapat memahami lebih dalam nilai-nilai budaya Mesuji dan berkontribusi
dalam rangka pemberdayaan masyarakat setempat.
Salah satu upaya
pemberdayaan yang dilakukan oleh Tim KKN adalah memberikan pelatihan
keterampilan kepada warga sekitar, seperti pembuatan kerajinan tangan khas
Mesuji dan pengembangan potensi ekonomi lokal. Dengan demikian, kehadiran tim
KKN tidak hanya menjadi saksi bisu, melainkan juga agen perubahan yang
memberikan dampak positif.

Comments
Post a Comment